in , ,

KONI Riau Targetkan Masuk 10 Besar PON X di Papua

PEKANBARU, riaubetuahnews.com -Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau menargetkan masuk 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-X di Provinsi Papua.

Saat ini Tim KONI Riau memetakan cabang olahraga yang akan meraih medali emas, dari hasil Kejuaraaan Nasional (Kejurnas) dan juga Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatra.

Loading...

“Pada Porwil di Bengkulu kita berhasil kembali meraih juara umum untuk yang kedua kalinya. Dan pada PON Jawa Barat tahun 2016 kita berhasil meraih peringkat ke-7, dan kita berada di atas DIY dan Banten. Untuk PON X di Papua, sesuai dengan harapan gubernur masuk 10 besar PON. Dengan jumlah medali yang ditargetkan 20 sampai 30 medali emas,” ujar Emrizal Pakis, saat menyampaikan sambutan pada acara rapat anggota tahunan KONI Riau, di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Jumat (14/2), malam.

“Pada Kejurnas kita mengikuti sebanyak 37 cabor, dan Riau telah moloskan 27 cabor dengan 185 atlet. Di samping 37 cabor, ada 10 yang dipertandingkan di luar Kejurnas. Dan kita berhasil meloloskan sebanyak 29 atlet. Jadi jumlah atlet yang lolos sebanyak 224 atlet lolos PON Papua,” jelas Emrizal Pakis lagi.

Pada kesemptan tersebut, mantan asisten II Setdaprov Riau ini kembali menyampaikan kekurangan anggaran yang dibutuhkan oleh KONI Riau untuk menuju PON XX di Papua. Dimana anggaran yang sudah berikan untuk KONI Riau lebih kurang Rp20 Miliar. Sementara dengan jumlah atlet yang lolos sebanyak 224 atlet, masih membutuhkan anggaran sebanyak Rp20 Miliar, dengan total anggaran sebesar Rp40 miliar.

“Kita masih membutuhkan anggaran yang besarnya sama dengan yang dibutuhkan sekarang. Pak Sekda mengatakan, ada uang dan bisa mempercepat APBD perubahan. Ada beberapa dunia seperti Chevron, SKK Migas, mudah-mudahan besaran bantuan yang diberikan membantu tiket atlet kita. Begitu juga dengan perusahaan swasta yang lainnya,” harap Emrizal Pakis. (Ckc)

AHY Lakukan Konsolidasi Dengan DPD Demokrat Riau

Puan Pandan Wangi, Anak Gajah Korban Jerat Akhirnya Mati