in , ,

Fasilisator Program Pemerintah Yang Kini Menjadi Pengusaha Sukses

riaubertuah news.com, Pekanbaru- Berbicara oleh-oleh khas Riau. Tentu semua sepakat dengan Bolu Kemojo atau Lempuk Durian. Namun ada lagi oleh-oleh khas Negeri Lancang Kuning dengan jenis makanan Ringan yakni Amplang Maciku. Keripik berbahan dasar udang yang berasal dari Indragiri Hilir.

Zulkhairi, seorang pengusaha muda yang mengenalkan cemilan lokal tersebut ke seantaro Riau, bahkan luar Sumatra. Ide tersebut berawal dari oleh-oleh yang dibawakan bibinya dari Tembihan pada tahun 2016 silam. Merasa makanan tersebut belum ada di Pekanbaru, pria yang akrab disapa Zul ini lantas berniat memproduksinya secara besar-besaran.

Loading...

Pemasarannya dimulai dari kedai-kedai kecil dan rumah makan, Amplang Maciku mulai mendapatkan tempat khusus di lidah para pecinta kuliner Pekanbaru. Dengan keyakinan yang Kuat, Zul yang saat itu memiliki pekerjaan yang mapan lantas meninggalkan itu semua demi menciptakan branding yang kuat untuk Produknya.

“ Dulu seorang fasilitator di salah satu program pemerintah dengan gaji yang lumayan. Tapi saya tinggalkan itu focus wirausaha dan membesarkan merk ini,” kenangnya.

Ada pepatah mengatakan, Usaha Takkan Menghianati Hasil. Hal itu dibutikan oleh pria kelahiran Air molek tersebut. Dari mulai produksi 10 kilogram per bulan, hingga saat ini menjadi 750 kilogram perbulan.

“ Alhamdulillah sudah bisa produksi besar-besaran. Dan kerja sama dengan gerai-gerai dan tempat makanan saat ini sudah mencapai 200 titik,” ungkapnya pada Senin (18/3).

Lulusan Tehknik Sipil Universitas Riau tersebut menyampaikan, produksi Amplangnya tidak berada di Pekanbaru, melainkan di Tembilahan. Hal itu dilakukannya guna menekan biaya produksi yang tinggi.

“ Bahan pokok disini mahal, udang bisa sampai 70 ribu per kilonya, sedangkan di Tembilahan hanya 30 ribuan. Jadi tetap produksi disana, namun pengemasannya tetap di Pekanbaru.” Ucapnya

Saat ini, selain memproduksi Amplang udang, Zulkhairi juga mempunya produk lainnya dengan brand Maciku. Diantaranya Peyek Kacang, Kembang Loyang, Ikan Teri Pedas dan  Keripik Pisang. Untuk harga yang ditawarkan dengan merk Amplang Udang Maciku cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp. 3000 untuk kemasan 30 gram hingga Rp.20.000 untuk kemasan 200 gram.

Pria 33 tahun tersebut berharap, kedepan pemerintah dapat lebih peduli dengan produk UMKM kecil yang ada di Riau, khususnya Pekanbaru. Dirinya menilai pemerintah belum sepenuhnya perhatian terhadap pengusaha kecil.

“Semoga pemerintah bisa memberi perhatian kepada produk unggulan yang bisa menjadi brand oleh-oleh Riau. Selama ini Cuma diberi bantuan saja, bukan dilatih. Kita juga butuh ilmunya. “tutup Zul. (RB/adr)

Sekko Pekanbaru Ajak Alfedri Sukseskan Pekansikawan

Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Tidak Dapat Dipakai